Melatih Personal Branding Finalis Diplomat Success Challenge 2018

2:48 AM


Personal branding tak hanya dibutuhkan para pekerja yang tengah bersaing di pasar sumber daya manusia. Para entrepreneur pun akan menuai manfaat dari memiliki brand diri yang kuat.



Hal ini dijelaskan Motivator Pemuda, Dr. Vivid F. Argarini saat menjadi mentor untuk 18 entrepreneur yang menjadi finalis Diplomat Success Challenge 2018, pada Senin (19/11/2018). Personal Branding Workshop menjadi salah satu sesi pelatihan, dalam karantina yang diselenggarakan 18-23 November 2018 di Hotel Harris Vertu Harmoni, Jakarta Pusat.


Kompetisi tahunan yang digelar Wismilak Diplomat ini memperebutkan hadiah modal usaha Rp 2 miliar. Dr. Vivid telah menjadi mentor untuk Personal Branding Workshop ajang ini sejak 2014. 


Finalis antara lain datang dari Tangerang, Yogyakarta, Klaten, Surakarta, Semarang, Malang, Surabaya, Jember, Denpasar, hingga Kupang. 


Bidang usaha mereka sangat beragam. Ada yang berbisnis keju, kopi, coklat, jajanan rambut nenek, tas karung goni, kerajinan kayu, custom earphone, sampai suplemen dan bibit untuk industri agro. Ada pula yang memberdayakan pasar tradisional, content design hasil masyarakat berkebutuhan khusus, pengelolaan sampah organik, wisata, jasa konsultasi UMKM, production house, hingga pengepul limbah kertas. 


Para finalis ini didorong untuk mengenali diri, dan kemudian dapat menonjolkan personal brand mereka masing-masing. Kak Vivid menekankan, impresi dan kesan ditentukan dari bagaimana kita berkomunikasi secara verbal dan non verbal. Menetapkan fashion statement pun dapat membantu menguatkan keunikan kita. 


"Ingat untuk selalu upgrade diri. Tambah terus kemampuan, karena dunia terus bergerak, melaju. Jika kita lengah, maka orang lain akan overtaking," pesan Kak Vivid yang merupakan Dosen Pascasarjana jurusan Magister Manajemen di Kalbis Institute ini. 
  
Bersama Teuku Sultan H. Azhar (kanan), Account Director Matari Ad
Diplomat Success Challenge telah ke sembilan kali ini diselenggarakan, dan menjadi incaran para wirausaha muda seluruh Indonesia. Finalis terseleksi dari ribuan proposal bisnis yang di-submit ke www.wismilak-diplomat.com 

Mempresentasikan Group Project
Selaku Ketua Dewan Komisioner kompetisi ini adalah Surjanto Yasaputera, Pimpinan PT Wismilak Inti Makmur, Tbk. Jajaran anggota Dewan Komisioner yaitu Helmy Yahya, Direktur Utama TVRI; Antarina SF Amir, Direktur Pengelola HighScope Indonesia, dan Veronika Linardi, Pendiri & CEO Qerja.com. 



You Might Also Like

0 comments