Melatih Public Speaking Pejabat dan Pegawai DPD RI

3:00 AM


Kemampuan public speaking penting dimiliki siapapun, termasuk aparatur sipil negara. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia terus meningkatkan skill tim sekretariatnya, antara lain melalui workshop bersama trainer Dr. Vivid F. Argarini.


Pendidikan dan Pelatihan Pejabat dan Pegawai Sekretariat DPD RI dengan agenda Public Speaking diselenggarakan Rabu (2/5/2018) di Jakarta Design Centre, Slipi, Jakarta. Di ruang Lotus di lantai enam, peserta yang merupakan para Kasubag (Kepala Sub Bagian) dari beragam divisi ini telah berkumpul sejak pukul 8 pagi, antusias meningkatkan kemampuan diri.


Sekretaris Jenderal DPD RI Ma'ruf Cahyono membuka pelatihan pagi itu dengan pesan-pesan yang memotivasi. Para pejabat diharapkan bekerja dengan hati senang, dan selalu kreatif serta produktif menciptakan sesuatu yang baru. "Misalnya anggota DPD memerlukan sistem asmas (aspirasi masyarakat). Belum diminta, kita sudah punya. Kita yang pejabat ini sudah diberi fasilitas lengkap, yang kalau AC kantor mati saja ribut, masa' nggak menghasilkan," tutur Bapak Ma'ruf yang bicara runut dan terstruktur ini. 


Setelah menyimak pemaparan Pak Ma'ruf, peserta mulai ice breaking untuk menyulut semangat. Bu Iik selaku komandan diklat kali ini punya aturan unik, yakni peserta tidak dipanggil Bapak Ibu melainkan Bro and Sis! Maka Dr. Vivid mulai mengabsen peserta dengan sapaan berjiwa muda ini.


Peserta diajak mengenali jenis-jenis public speaking, persiapan sebelum melakukannya, membangun percaya diri, serta kiat-kiat untuk lihai dalam komunikasi verbal. "Saya yakin Bro and Sis sudah terbiasa berbicara di depan publik dalam kegiatan-kegiatan kantor. Jadi pelatihan ini semacam refreshing skill," kata Vivid yang berpengalaman sebagai TV presenter dan radio announcer. 


Dalam keseharian di kantor, tiap peserta diyakini telah rutin berlatih public speaking. Antara lain saat rapat-rapat dengan tim dalam divisinya. "Dari small group discussion bersama tim yang day to day dilakukan di kantor, kita dilatih mengeluarkan buah pikiran ke bahasa verbal," kata Dr. Vivid 


"Saya akan mendapat tugas membuka acara dan memberi sambutan pada kegiatan DPD di Serang, jadi saya perlu menguasai public speaking," tutur salah satu peserta mengungkapkan kebutuhannya mempelajari public speaking.


Dr. Vivid menekankan, untuk dapat membangun mindset sukses public speaking, kita  perlu melakukan komunikasi intrapersonal terlebih dahulu. Maka peserta ditantang untuk memaparkan strength, weakness, opportunity and thread (SWOT) dalam dirinya. Banyak cerita seru dari para pejabat ini  saat mereka memaparkan tentang SWOT-nya. Dari mulai yang senang menulis blog dan merilis buku, telah menjadi wirausahawan sukses, sampai yang berbakat sebagai komika. 


Kemudian berbagai teknik public speaking dijelaskan. Antara lain perlunya melakukan blocking yaitu sedikit berjalan-jalan di tengah 'panggung' untuk menyamankan diri di depan audiens. "Kata kunci hari ini adalah engagement. Saat bicara, kita perlu untuk dapat engage dengan audiens," kata Vivid yang aktif sebagai public speaker di berbagai forum pemuda, orang tua dan pendidikan.


Workshop berakhir pukul 12 siang dan Vivid berpesan agar apa yang telah diperoleh dari pelatihan Public Speaking ini dapat ditularkan ke timnya. "Jadi derap dan langkahnya sama untuk mencapai tujuan yang sama," pungkasnya. 





Selain sesi Public Speaking, Dr. Vivid juga menjadi trainer untuk materi Character Building dalam rangkaian Pendidikan dan Pelatihan Pejabat dan Pegawai Sekretariat Jenderal DPD RI ini, yang berlangsung pada Kamis (3/5/2018).



You Might Also Like

0 comments