Cinta Ini untuk Vivid F. Argarini

1:38 AM


Oleh Dewi Nurbaity
Mahasiswi Pascasarjana Magister Manajemen - KALBIS Institute Jakarta

Ibu cantik yang akrab disapa Bu Vivid adalah dosen super kece yang mengajar saya di kelas MM Kalbis Institute untuk mata kuliah Strategic Decision Making. Mengapa saya katakan demikian? Karena jelas hanya beliau yang mampu membuat saya dan seluruh teman-teman di kelas hadir paling lambat jam 8 pagi setiap kuliah di hari Sabtu. Tidak hanya itu, dalam berpenampilan Bu Vivid juga so charming dan selalu terlihat fresh lagi menarik haha... sederhana sih tapi entah mengapa setiap Sabtu Bu Vivid selalu nyaman dipandang mata.

Sejak awal mendengar namanya saya dan teman-teman dalam satu kelas kontan saja gundah gulana, jelas saja karena nama beliau yang begitu familiar dan sepertinya tidak asing di telinga. Begitu melihat wajahnya semakin bingung sama kami semua.. “kok mirip Meriem Belina ya...” hahaha....
Kelas Magister Manajemen, KALBIS Institute dengan dosen Ibu Vivid
Ada kebanggaan tersendiri bagi kami memiliki seorang dosen yang mantan CEO majalah kenamaan di era 90an yaitu Aneka Yess!. Pemikiran yang begitu luas, open minded, banyak pengalaman, tangguh, cerdas, dan setiap kata yang keluar dari dirinya sungguh dengan artikulasi yang amat jelas.

Bu Vivid adalah salah satu wanita inspiratif yang pernah saya temui, ditengah kecerdasan beliau yang luar biasa, hal ini terlihat dari bagaimana ia berbicara, tegas, runut, jelas, dan yang pasti ada isinya, beliau juga energik yang nampaknya memiliki stamina tak ada habisnya.

Kuliah Strategic Decision Making tiap Sabtu
Saya dan teman-teman di kelas begitu kagum pada beliau, pola mengajarnya sih sederhana tapi dibalik kesederhanaan tersebut justru sangat ampuh untuk membuat saya khususnya serta teman-teman yang lain pada umumnya menjadi lebih paham terhadap ilmu baru yakni Strategic Decision Making. Bu Vivid yang pintar sangat menuntut kami sebagai anak didiknya juga untuk menjadi pintar, jarang-jarang lho ada orang seperti beliau, sudah cantik, pintar, tidak pelit ilmu lagi. Hebat!




Menjelang akhir mata kuliah, saya dan teman-teman di kelas mendapat informasi bahwa Bu Vivid akan segera berulang tahun. Tanpa banyak pertimbangan saya dan teman-teman sepakat untuk menggelar surprise birthday party untuk beliau. Sebelumnya surprise ini direncanakan dengan cara menghias kelas, menata desser table, lengkap dengan hiasan balon warna warni yang menandatangan ini benar-benar party hahaha..... Namun apalah daya pada tanggal yang dimaksud yakni 5 November 2016 yang sedianya kami menempuh hari akhir mata kuliah, ternyata aktifitas belajar mengajar diliburkan karena satu dan lain hal.



Segala hal yang telah disiapkan mulai dari cake, cupcake, mini tumpeng, minuman, balon, taplak meja dan juga buket bunga masih teronggok manis dalam genggaman saya dan teman-teman yang menyiapkan. Sungguh tak ada satupun yang menginginkan suprise party gagal terselenggara, tanpa butuh waktu lama party diputuskan untuk digelar di sebuah lokasi yang nyaman dan terbuka untuk umum, yakni taman joging Kelapa Gading hihi....



Semua pernak pernik kami gelar dengan seksama dan bahagia walaupun jadinya tak terlalu mengejutkan bagi dosen kami tercinta. Tapi satu hal penting lainnya semua itu kami siapkan dengan penuh cinta haha....
Akhirnya aksi tiup lilinpun digelar, usai memanjatkan doa, make a wish, diam sejenak dalam hening, akhirnya Ibu Cantik dari 3 orang putera ini angkat bicara, dan disinilah lagi-lagi mata saya terbelalak mengapa bisa Tuhan begitu baik mempertemukan saya dengan Bu Vivid tercinta. Dalam keharuan beliau mengatakan semangat adalah modal penting untuk kita bisa menjalani hidup dengan baik yang ramai dengan deretan cita dan cinta. Kebahagiaan juga merupakan pijakan dan landasan utama untuk kita bisa melakukan apapun, karena bahagia adalah milik siapa saja. Dalam keadaan apapun kita harus tetap bisa menyemangati diri sendiri bahwa bahagia pasti akan ada dalam hidup ini.



Masih dalam keheningan, pemeran dokter Fitri dalam film yang berjudul Surga Menanti ini mengatakan saat kita harus melakukan kegiatan yang tidak kita sukai maka kita harus mampu menghibur diri sendiri agar bisa kembali menegakan benang yang basah. Kita tidak akan pernah tahu sampai kapan diberi kepercayaan oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk bisa memberi makna dan arti bagi orang lain, maka selagi diberi kesempatan bersyukurlah karena itu semua adalah nikmat yang kadang kita lupa.

Wanita penyuka warna cokelat ini juga mengatakan bahwa sesungguhnya hidup adalah untuk saling menguatkan dan memberi arti, karena kita tidak tahu kontrak hidup ini berlangsung panjang atau pendek, untuk itu cobalah untuk menikmati dan mengisi dengan berbagai hal yang dapat saling menumbuhkan. Satu hal penting lainnya, kita harus membentuk pikiran yang positif bahwa yang harus melengkapi kekurangan diri kita adalah kita sendiri, bukan orang lain.

Dengan berkaca-kaca Bu Vivid menyampaikan itu semua dalam rendah nada suara, namun tinggi cinta dan maknanya...

Doktor Vivid yang cantik jelita dan pintar luar biasa, terus dan terus saja memberikan semangat kepada kami agar senantiasa bergairah dalam menyelesaikan kuliah yang seharusnya hanya 2 tahun saja. Beliau berpesan agar kami lancar dalam menyelesaikan thesis, menempuh semua ujian dengan baik, lulus dengan memuaskan, dan segera menyandang gelar MM dibelakang nama kami semua. Tidak lupa mantan model majalah Aneka Yess! ini juga berpesan agar kami selalu bersama-sama baik dalam menyusun tugas akhir maupun saat wisuda nanti, aaahh.... pesan yang mengharukan ya haha....

Jika ditanya mengapa kami begitu ingin memberikan pesta kejutan untuk Bu Vivid, entahlah mungkin kami juga tak begitu paham akan jawabannya. Dan jika ditanya dosen siapa saja yang pernah kami berikan kejutan baginya, jawabannya belum ada, baru Bu Vivid saja. Mungkin inilah yang dinamakan cinta tanpa syarat, begitu jelas tersirat, karena semuanya memang sudah tersurat.

Bu Vivid, did you know that we love you so much? ^^


You Might Also Like

0 comments