Kongres Diaspora Indonesia III

12:51 AM

12-14 Agustus 2015, Hotel J.S. Luwansa dan Bidakara Convention Center, Jakarta

vivid argarini kongres diaspora III
Motivator Pemuda, Vivid Argarini menghadiri Kongres Diaspora Indonesia III yang berlangsung pekan lalu di Jakarta. Pertama digelar pada 2012, kali ini melibatkan semakin banyak diaspora Indonesia, serta dikemas dengan berbagai acara yang semakin mensinergikan diaspora dengan berbagai pihak, antara lain pemerintah, swasta, akademisi dan masyarakat umum.

vivid argarini kongres diaspora III
Kawan Vivid saat di Wisconsin, Amerika Serikat, Chef Muhammad Sjachrani (dua dari kanan), pemilik Bandung Restaurant di Wisconsin

Ribuan diaspora dan peserta dalam negeri mengikuti rangkaian acara yang digelar di beberapa venue, antara lain di Hotel J.S. Luwansa untuk Opening Ceremony, dan berbagai sesi diskusi di Bidakara Convention Center.   

Di kongres global ini, Vivid yang merupakan lulusan University of Wisconsin, Whitewater, Amerika Serikat dan sempat menjadi Ketua PERMIAS (Persatuan Mahasiswa Indonesia di AS) chapter setempat, bertemu dengan beberapa kawan semasa tinggal di negeri orang. Di antaranya Chef Muhammad Sjachrani, yang menjadi pembicara pada hari kedua sesi diskusi "Membuka Restoran Indonesia di Luar Negeri". Pria yang oleh Vivid biasa Pak Roni ini adalah pemilik Bandung Restaurant di Wisconsin.

vivid argarini kongres diaspora III
Chef Muhammad Sjachrani usai menjadi pembicara di sesi Membuka Restoran Indonesia di Luar Negeri
vivid argarini kongres diaspora III
CDI-3 Day 1. Bersama Widjiono Purnomo (dua dari kiri) atau biasa disapa Chef Yono, pemilik Yono's Restaurant di New York, culinary consultant William Wongso (tiga dari kanan), dan produser film Lala Timothy (tiga dari kiri)
vivid argarini kongres diaspora III
CID-3 Day 2, bertemu Deputi Pemasaran dari Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, Joshua M. Simandjuntak, teman main Vivid di sekolah dasar
The 3rd Congress of Indonesian Diaspora (CID-3) ini mengangkat tema "Diaspora Bakti Bangsa". Dalam situs cid-3.com dijelaskan, CID-3 bertujuan untuk mendorong masyarakat diaspora Indonesia di manapun mereka berada agar dapat merapat untuk menjadi suatu komunitas besar dan membangun kekuatan yang riil.

vivid argarini kongres diaspora III
Bertemu Febe Amelia, lulusan Hubungan Internasional UNPAD yang penuh prestasi, dan juga Pengajar Muda Indonesia Mengajar. Vivid pertama kali mengenalnya ketika Febe menjadi panitia di Global Youth Forum 2012 di Denpasar, Bali.
Paradigma "diaspora" melihat seluruh insan Indonesia di luar negeri sebagai bagian dari extended nation, sebagai suatu kekuatan (a force) – sebagai agents of progress, sebagai aset, sebagai potensi, dan sebagai kekuatan dan bahkan sebagai tauladan.
vivid argarini kongres diaspora III
Youth Forum: Today's Youth, Indonesia's Future. "Yakin bahwa generasi muda kita dapat mengisi hari-hari dengan penuh 'ISI' dan 'BERMAKNA'. Untuk siapa? Untuk diri sendiri sehingga mereka dapat mandiri dalam kondisi apapun. Sehat raga, sehat jiwa," kata Vivid
CID-3 dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan dihadiri Presiden ketiga B.J. Habibie yang merupakan mantan diaspora untuk menjadi pembicara Plenary Session tema The Indonesian Diaspora and The Revival of Indonesia's Aviation Industry. Semakin menarik dengan hadirnya beberapa Tokoh Diaspora yang mengisi sesi inspiratif, juga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan yang menjadi pembicara sesi diskusi tema "Youth Forum: Today's Youth, Indonesia's Future".



vivid argarini kongres diaspora III
Youth Forum: Today's Youth, Indonesia's Future bersama Mendikbud RI Anies Baswedan
vivid argarini kongres diaspora III
Afternoon session CID-3 Day 2

vivid argarini kongres diaspora III

You Might Also Like

0 comments