Hidup untuk Saling Menguatkan

6:52 PM



"Saya paling bahagia saat bermain bola. Saya paling sedih ketika diejek." Kalimat itu terucap dari setidaknya tiga siswa, saat Kak Vivid meminta murid-murid MI Raudhatul Falah Bogor mengungkap apa yang dapat membuat mereka senang dan sedih.


Hampir 90 murid Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah Raudhatul Falah Bogor, Rabu siang (8/11/2017) mengikuti "One Day Sharing and Motivation" di ruang kelas sekolah di Jalan Mandor Naiman, Pasir Jambu, Bogor. Motivator Pemuda, Dr. Vivid F. Argarini hadir mengajak mereka berbagi cerita dan pengalaman dengan tema "Hidup untuk Saling Menguatkan". Kak Vivid menyemangati pelajar kelas 5 hingga 9 ini untuk bersyukur, selalu semangat untuk maju dan terus memperbaiki diri.


"Kita perlu bersyukur diberi karunia panca indera lengkap. Apa saja panca indera yang kita miliki?" kata Kak Vivid menggelorakan semangat yang dijawab celotehan adik-adik usia sekolah dasar di barisan depan.  


Kak Vivid yang seorang dosen serta ibu dari tiga putra usia SMP, SMA dan mahasiswa ini, meminta semua peserta menuliskan daftar keinginan. "Namanya My Wish List. Kalau kalian punya keinginan, tulis dan tempel di kamar agar ingat terus. Eh, siapa tahu nanti lima tahun lagi bertemu Kak Vivid, beberapa atau bahkan semua keinginan kalian itu sudah tercapai," tuturnya. 


Keinginan mereka tentu sangat beragam, dari yang mulai ingin menguasai banyak bahasa asing, ingin menghafal Al Qur'an, ingin kuliah di luar negeri, ingin ke Paris, bertemu aktor Aliando, sampai ingin menjadi guru. Tak hanya mengajak menetapkan keinginan, Kak Vivid juga menyulut semangat peserta tentang langkah apa yang akan mereka lakukan untuk mewujudkan wish list yang telah ditulis. Acara ini juga diselingi menonton video-video pengalaman orang-orang yang tak pernah patah semangat, sesulit apapun keadaan mereka.


Di akhir acara Kak Vivid mengingatkan, bahwa mulai saat ini, teruslah berpikir positif tentang apa yang akan kita jalani. Hindari sikap yang akan membuat teman kita bersedih seperti bullying. "Tadi sudah tahu kan, bahwa kita paling sedih saat diejek atau dihina. Jadi mulai sekarang jangan pernah mem-bully teman ya," pesan Kak Vivid.


Kegiatan One Day Sharing and Motivation ini digagas oleh salah seorang guru, yakni Ibu Maya, yang khusus mengundang Kak Vivid datang ke sekolah. "Kalian semua ingin sukses kaan?!" tutur Ibu Maya yang semakin membuat adik-adik antusias.


Usai acara, surprisingly Ibu Maya dan para guru lain masuk ke kelas membawa sepiring donat dengan lilin, mengucapkan selamat ulang tahun untuk Kak Vivid yang hari itu genap berusia 45 tahun.

Kak Vivid bersama sahabat-sahabat sejak kecil dari SD Trisula Jakarta
Kak Vivid juga kedatangan sahabat-sahabatnya dari sesama alumni Sekolah Dasar Trisula. Siang itu mereka menempuh jarak cukup jauh dari Jakarta mencapai Pasir Jambu, Bogor, untuk turut menyemangati adik-adik MI dan MTS Raudhatul Falah, sekaligus merayakan bersama hari istimewa sahabat sejak kecil. Bersama-sama dengan semangat Hidup untuk Saling Menguatkan.


You Might Also Like

0 comments