Pencerah Nusantara 4 Berangkat

12:11 AM

vivid argarini pencerah nusantara 4
Senin, 9 Mei 2016, tim Pencerah Nusantara (PN) angkatan ke 4 akan mulai bertugas di sembilan wilayah terpencil untuk memperkuat layanan Puskesmas. Selama setahun ke depan, sebanyak 46 anak muda ini ditargetkan menjadi agen perubahan bidang kesehatan.

vivid argarini pencerah nusantara 4
Pencerah Nusantara terdiri dari dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, serta dari latar belakangan pendidikan kesehatan masyarakat, gizi, farmasi, hukum, kesehatan lingkungan, pertanian, sosiologi, juga ilmu sosial dan ilmu politik. Mereka dilantik oleh Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Moeloek, Sp.M di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (7/5/2016). 

vivid argarini pencerah nusantara 4
Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Moeloek, Sp.M
Motivator Pemuda, Vivid Fitri Argarini, selaku salah satu pemberi materi dalam sesi inspirasi pada pembekalan PN 4 dan angkatan sebelumnya, turut hadir. Pada PN 3, Vivid bersama tim Kantor Utusan Khusus Presiden-RI untuk Millenium Development Goals (KUKP-RI MDGs) menjadi panelis dalam proses wawancara untuk menyeleksi kandidat. (baca : Seleksi Pencerah Nusantara KUKP-RI )

vivid argarini pencerah nusantara 4
Tim PN 4 terpilih dari sekitar 2.200 pendaftar melalui seleksi dan wawancara. Mereka diberi pembekalan selama beberapa minggu antara lain pelatihan medis, project management, team building, survival training di alam, komunikasi, dan advokasi. Dalam sesi inspirasi, Vivid memberi materi Personal Branding. Peserta dimotivasi agar memiliki daya juang tinggi dan terus mengembangkan potensi dirinya. (baca : Kelas Personal Branding Pencerah Nusantara)

vivid argarini pencerah nusantara 4
Pendiri CISDI dan Staf Khusus Menteri Kesehatan bidang Peningkatan Kemitraan dan SDGs, Diah Saminarsih
Ibu Menkes menuturkan, ketimpangan pelayanan kesehatan masih terjadi antar daerah. "Tim ini adalah agen pembaharu yang bekerja di hulu dalam memberi penekanan pada implementasi upaya-upaya promotif dan preventif," dikutip dari siaran pers yang dirilis lembaga CISDI (Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives), inisiator Pencerah Nusantara.
vivid argarini pencerah nusantara 4
Anindita Sitepu - Direktur Program CISDI
Dalam sembilan kelompok, mereka akan bertugas di Puskesmas Kluet Timur di Kabupaten Aceh Selatan (NAD), Puskesmas Poto Tano di Kabupaten Sumbawa Barat (Nusa Tenggara Barat), Puskesmas Sukarami di Kabupaten Muara Enim (Sumatera Selatan), Puskesmas Losari di Kabupaten Cirebon (Jawa Barat), Puskesmas Kradenan 1 di Kabupaten Grobogan (Jawa Tengah), Puskesmas Tumbang Miri di Kabupaten Gunung Mas (Kalimantan Tengah), Puskesmas Randomayang di Kabupaten Mamuju Utara (Sulawesi Barat), Puskesmas Onembute di Kabupaten Konawe (Sulawesi Tenggara) dan Puskesmas Seget di Kabupaten Sorong (Papua Barat).

Pada wilayah tersebut, kasus umum yang ditemui adalah kematian ibu dan bayi, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), tuberculosis, hipertensi, persoalan sanitasi/air bersih dan gizi kurang/gizi buruk, selain juga hipertensi dan diabetes melitus. PN akan bertugas mendekatkan akses layanan kesehatan pada masyarakat dan meningkatkan kualitasnya.

Program Pencerah Nusantara digagas pada 2012 oleh KUKPRI MDGs, yang kemudian bertransformasi menjadi CISDI. Selain agenda pembangunan berkelanjutan pasca-2015 (SDGs), fokus CISDI juga mencakup kesehatan dan partisipasi pemuda dalam pembangunan untuk mewujudkan visinya, yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia yang setara, berdaya, dan sejahtera dengan paradigma sehat.

Selamat bertugas, PN 4!

You Might Also Like

0 comments