Kelas Kak Vivid - Menjadi Videographer

8:43 PM

vivid f argarini jurnalistik sma global mandiri cibubur

Di era digital ini, rasanya siapapun dapat menjadi videographer. Maraknya situs seperti YouTube serta mudahnya mengunggah video di Instagram ataupun Facebook, membuat banyak orang kini merekam apapun yang mereka lihat dan alami. 

Di Kelas Kak Vivid - Media Familiarization Program (17-21/12/2018) bersama siswa-siswi SMA Global Mandiri Cibubur, peserta diajak mengenal profesi videographer dalam media

vivid f argarini jurnalistik sma global mandiri cibubur

Videographer Showbiz.id dan Indonesia-lifestyle.com, Gangga Al Bintang, menuturkan ada beberapa tipe pengambilan gambar yang perlu kita ketahui. Ada long shot yang menampilkan subjek seutuhnya serta suasana di sekitar. Tipe medium shot sedikit lebih dekat/sempit dari long shot, untuk menonjolkan bahasa tubuh secara lebih detail.

Kemudian, ada pula tipe pengambilan gambar close up, untuk menampilkan detail ekspresi wajah seseorang agar gambar terlihat lebih dramatis. 

vivid f argarini jurnalistik sma global mandiri cibubur

Kak Gangga mencontohkan tipe-tipe ini melalui gambar dari video konser. Misalnya teknik Long Shot, berguna untuk memperlihatkan suasana panggung dan crowd saat konser berlangsung. Kak Gangga telah berpengalaman menjadi videographer untuk meliput beberapa konser besar di Jakarta.

vivid f argarini jurnalistik sma global mandiri cibubur

Usai pemaparan, peserta diajak 'turun ke lapangan' yaitu membuat video durasi 1 menit yang menggambarkan Gedung Mitra Hadiprana. Dalam boutique mall yang menjadi lokasi pelatihan ini, terdapat spot-spot menarik seperti galeri lukisan, art class, hand craft store, dan banyak lagi. Sebagian peserta melakukan shoot dari luar menggambarkan keseluruhan gedung tampak depan, ada pula yang fokus di dalam yaitu pameran lukisan di lantai satu, dan banyak lagi ragam angle kreatifitas peserta. 

vivid f argarini jurnalistik sma global mandiri cibubur
Kak Vivid mereview video karya Anjani
Setelah pengambilan gambar dirasa cukup, peserta kembali ke kelas di lantai 4, dan masing-masing langsung fokus melakukan editing. Mengikuti penjelasan Kak Gangga, editing berfungsi untuk Combine yaitu menyatukan beberapa shot, lalu Trim atau memotong gambar dan audio yang tidak perlu untuk mempersingkat, serta Build yaitu membangun cerita melalui perpaduan gambar-gambar.

Selesai editing, peserta mengunggah hasilnya melalui Instagram untuk ditampilkan di kelas. Kak Gangga dan Kak Ade Binarko dari Showbiz.id dan Indonesia-lifestyle.com dan Kak Vivid mereview tiap video dan memberi masukan. Karya mereka keren-keren lho. Ada yang lengkap dengan keterangan teks, ada pula yang membawa penonton seolah memasuki gedung dari depan.

vivid f argarini jurnalistik sma global mandiri cibubur

You Might Also Like

0 comments