Personal Branding Menunjang Karir - Alumni Pencerah Nusantara

7:47 PM

pencerah nusantara vivid argarini

CV dan portofolio menjadi bekal penting untuk 'menjual' diri saat memasuki masa berkarir ataupun melanjutkan pendidikan tinggi. Teman-teman Pencerah Nusantara yang baru kembali dari setahun mengabdi di pelosok Indonesia, dimotivasi untuk menyiapkan keduanya sedini mungkin. Termasuk berlatih menulis personal statement.  

pencerah nusantara vivid argarini

"Siapkan CV kita selalu di smartphone," kata Motivator Pemuda, Dr. Vivid F. Argarini dalam Orientasi Pasca Penugasan untuk Pencerah Nusantara angkatan IV di kantor CISDI di kawasan Cikini, Jakarta.

pencerah nusantara vivid argarini

Sebanyak 46 peserta yang terdiri dari PN 4 serta Tim Program dan Administrasi PN, adalah para dokter, perawat, bidan dan pemerhati kesehatan. Orientasi diselenggarakan agar mereka semakin siap melanjutkan karir atau pendidikannya masing-masing. Rabu pagi (10/5/2017) itu, Vivid memberikan materi "Personal Branding sebagai Penunjang Karir Masa Depan". 

pencerah nusantara vivid argarini

'Handy CV' sewaktu-waktu akan bermanfaat dan memudahkan kita mempromosikan diri. Misalnya, saat muncul kesempatan berkenalan dengan orang dari perusahaan incaran kita untuk magang. "Begitu ada peluang, sudah nggak perlu lama lagi misalnya harus ambil file CV di laptop di rumah," tutur Vivid yang juga me-review CV peserta, memberi masukan untuk menyusun secara 3S, simple, short but sharp.

pencerah nusantara vivid argarini
Konsultasi CV yang simple, short but sharp
Tak kalah pentingnya dengan CV, adalah portofolio. Pengalaman teman-teman Pencerah Nusantara di tempat penugasan sangat menarik dan menjadi nilai lebih tersendiri untuk melangkah berkarir atau melanjutkan pendidikan. "Siapa di sini yang sudah memvisualkan pengalaman kalian selama setahun bertugas?" pancing Vivid.

pencerah nusantara vivid argarini

Bagi pelajar, menyiapkan portofolio bukan berarti menunggu jelang lulus saat akan melamar kerja atau beasiswa. Tidak menunda akan membuat kita selalu siap kapan pun menemui peluang.

"Misalnya, baru saja selesai ikut lomba mewakili sekolah. Langsung minta surat keterangan dari sekolah, lalu kita susun menjadi portofolio. Kalau nggak langsung, nanti sekolah lupa," tuturnya. Peserta kemudian dilatih menulis personal statement, yakni siapa diri kita dalam minimal lima kalimat.

pencerah nusantara vivid argarini

pencerah nusantara vivid argarini

Program Pencerah Nusantara dikelola CISDI (Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives), sebuah lembaga masyarakat sipil yang memiliki misi untuk berkontribusi mewujudkan target-target pembangunan di Indonesia. Tim PN4 disebar di sembilan kabupaten yaitu Aceh Selatan, Muara Enim, Cirebon, Grobogan, Gunung Mas, Mamuju Utara, Konawe, Sumbawa Barat dan Sorong. Di Puskesmas, mereka merancang dan melakukan implementasi intervensi berbasis kearifan lokal berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat.

pencerah nusantara vivid argarini

pencerah nusantara vivid argarini

Sesi ini adalah tahun keempat Vivid terlibat dalam Pencerah Nusantara. Dosen Manajemen Pendidikan ini juga tergabung di tim penyeleksi angkatan ketiga.

Kata Peserta

Istiqomah Nur Hasanah
PN 4 
Kab. Konawe, Sulawesi Tenggara
"Dari sesi Mbak Vivid saya selalu belajar bagaimana saya bisa mengidentifikasi seperti apa personal branding yang saya punya, dan bagaimana cara saya mengungkapkannya agar orang lain bagaimana sosok saya."

Ken
Ahli Pangan
Kab. Gunung Mas, Kalimantan Tengah
"Setelah mendapat materi ini saya menjadi sadar bahwa, kita harus lebih percaya diri dalam mengenalkan diri kita dan orang tidak akan tahu siapa kita kalau tidak punya cara untuk mengenalkan. Materi hari ini benar-benar bagus, aplikatif dan sangat mudah diterapkan."

Feby
Dokter
Kab. Muara Enim, Sumatera Selatan
"Sudah kedua kali ini ketemu Mbak Vivid memberikan personal branding, banyak hal yang saya dapat. Bagaimana mengcover diri kita sehingga bisa 'dijual' ke orang lain. Itu adalah sesuatu yang bisa kita banggakan supaya orang tahu siapa kita. Untuk Mbak Vivid semoga selalu sukses, berbagi inspirasi, sampai jumpa di lain waktu."

Chacha 
Bidan
Kab. Konawe, Sulawesi Tenggara
"Kesanku selama mengikuti sesi ini, jujur, keren. Walaupun yang dibicarain serius, tapi Mbak Vivid enak banget menyampaikannya. Seneng banget pas disaranin wajib ada CV di gadget masing-masing, soalnya selama ini nggak kepikiran. Jadinya aku termotivasi gitu mau bikin CV trus disimpan di gadget. Semoga nanti bisa jumpa lagi sama Mbak Vivid. Keep inspiring. Jazakillah."

You Might Also Like

0 comments