Coaching Alumni Karya Salemba Empat Medan

3:48 PM


Selain memotivasi penerima beasiswa Karya Salemba Empat (KSE), dalam Inalum Leadership Camp Medan (18-25/9/2019) Dr. Vivid F. Argarini juga menjadi trainer untuk Coaching Kakak Asuh Alumni KSE.


Kegiatan yang berlangsung Jumat sore hingga malam (20/9/2019) di RAZ Hotel ini, diikuti alumni KSE lulusan Universitas Sumatera Utara (USU). Mereka akan menjadi coach untuk adik-adik asuh yang baru saja meraih beasiswa KSE, yaitu para mahasiswa USU, Universitas Negeri Medan (Unimed) dan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU).


Kak Vivid membawakan materi Basic Coaching Skill : Building Rapport and Active Listening di sesi pertama, dilanjukan sesi kedua yaitu Umpan Balik, Tujuan dan Rencana Aksi. Para kakak asuh ini nantinya akan membimbing dan mendampingi penerima beasiswa KSE agar berprestasi.


Kak Vivid yang seorang dosen dan education counselor ini menjelaskan apa itu coaching secara 5W+1H. Yaitu pengertiannya, siapa saja yang terlibat, bisa dilakukan di mana, kapan, mengapa perlu, dan bagaimana tekniknya. 


“Sebagai coach, kalian akan berlatih bertanya dan digging apa yang menjadi keinginan coachee. Bertanya ada seninya. Asking berbeda dengan prying, berbeda dengan questioning, berbeda pula dari interrogating,” jelas Kak Vivid.


Pelatihan semakin seru ketika peserta tampil ke depan memaparkan Personal SWOT Analysis yang telah mereka tulis. Kak Vivid meminta para calon coach ini untuk mengenal lebih dalam tentang diri mereka sendiri, sebelum nantinya akan banyak melakukan komunikasi inter-personal dengan coachee. Mengenal diri dapat dilakukan dengan menulis personal strength, weakness, opportunity dan thread masing-masing.


Di sesi 2 peserta dibagi dalam lima kelompok untuk berlatih menjadi coach, dengan simulasi komunikasi coach dan coachee. Tiap kelompok diberi kasus yang berbeda seputar permasalahan antara coach dan coachee.


Simulasi dapat memberi gambaran bahwa seorang coach perlu terlatih membina hubungan dengan coachee, menjadi pendengar yang baik, serta menuntun coachee menentukan sendiri solusi dari pemasalahannya.

You Might Also Like

0 comments