Berlatih Melayani dengan Hati

10:37 PM

Rasanya lebih puas berkomunikasi dengan customer service officer berupa orang, daripada yang berwujud mesin atau komputer. Service by heart atau pelayanan dengan hati dari frontliner menjadi kunci meningkatkan jumlah pelanggan, terlebih di tengah persaingan produk berkualitas. Tak heran tiap perusahaan ataupun lembaga terus berupaya meningkatkan kemampuan frontlinernya. "Saat kita telepon ke suatu perusahaan, kan sekarang lebih banyak dijawab mesin. Sebetulnya apa yang mau kita tanya ada di layanan itu, tapi tetap saja lebih puas menekan nol untuk bantuan operator," tutur Motivator Pemuda, Vivid F. Argarini, saat menjadi pemateri di workshop yang digelar Kontan Academy, bertema 8 Best Ways to be "Happy You, Happy Customer" A Serviced by Heart Workshop for Frontliners.
Pelatihan sehari yang berlangsung 17 November lalu di Hotel Santika Premiere ini, menjadi sesi motivasi untuk 17 peserta yang hadir dari beragam perusahaan. Ada Nur Indriati, Ika Susanti dan Meilina Sofia dari Bank Bukopin cabang MT Haryono Jakarta, Haris Subekti dari PT. AK Jasa Raharja, Edita Wuri Noveandari dari Kinderland Pre-School Pakubuwono, dan Didin dari Yayasan Pendidikan dan Pembinaan Manajemen. Nathalia L. Tobing yang berdomisili di Karawaci hadir sebagai perorangan. Sehari-hari ia bekerja dengan klien para pengusaha ekspatriat dari Taiwan dan Tiongkok. Peserta dari PT. Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) adalah Yoha Aristian, Dicky Meisano, dan Muryadi Suripto. Ketiganya berkiprah di perusahaan tersebut untuk perhotelan dan klub golfnya. Empat peserta dari PT. Crieta; Weda Permana, Ilham Wijaya Kusuma, Heppy Widodo dan Ogi Pandori. Crieta bergerak di bidang transportasi container dan pergudangan. Fitriyani dan Hanna Annisa Zahra dari PT. Kaisar Komunikasi. Seorang peserta lagi adalah Drg. Sri Kuswahyuni yang menjabat Manager Marketing RS Hermina Jakarta. Vivid yang seorang Young Motivator, Media and Communication Expert dan Education Counselor ini, memotivasi peserta untuk selalu merasa percaya diri, berpikir out of the box, serta rajin feeding their brain. Semua itu penting sebagai bekal menjadi pribadi yang happy dan kemudian bisa melayani dengan tulus dan engage pada kebutuhan pelanggan.
Tak hanya itu, Vivid juga menggelar sesi role play. Yakni peserta dibagi dalam enam kelompok, untuk kemudian bermain peran dalam situasi pelayanan di suatu perusahaan, dengan kasus yang telah ditentukan. Ada role play dengan situasi di bank, sekolah, rumah sakit, dan lainnya. Peserta diajak untuk saling belajar serta memberi masukan. "Sangat bagus dan sangat memotivasi untuk bekal menjadi CS," ujar Ogi Pandori, peserta dari PT. Crieta saat ditanya usai kelas. Komentar lain datang dari Muryadi Suripto, Chief Club Management KIEC, "Sangat baik sekali terutama dalam presentasi dan berbagi pengalaman yang menarik. Dan tentunya gaya penyampaian yang sangat familiar dan lucu." Kontan Academy sendiri merupakan bagian dari media cetak Kontan, yang memayungi kegiatan workshop dan seminar. Dikutip dari laman resminya, sejak 2003 Kontan rutin menyelenggarakan workshop bekerja sama dengan beberapa pembicara. Pada awalnya topik-topik workshop yang diadakan Kontan masih sebatas pada Corporate Finance dan Business Contract Drafting. Namun seiring perjalanan waktu dengan makin bertambahnya para pembicara yang menjalin kerja sama dengan Kontan, maka topik-topik workshop yang diselenggarakan Kontan semakin banyak dan bervariasi.

You Might Also Like

2 comments

  1. Every employee of service companies especially for front liners must serve wholeheartedly to every customer, because it will reflect the image and quality of the company. I believe that this kind of training or other similar training provided by Vivid Argarini will motivate employees to always serve professional in order to provide added value to the stakeholders of the company.

    ReplyDelete