- 5:40 AM
- 0 Comments
SMP Labschool Jakarta kembali menghadirkan Konselor Pendidikan, Dr. Vivid F. Argarini, untuk ngobrol-ngobrol memotivasi siswa-siswi. Pada Rabu (7/11/2018), Kak Vivid menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif bertema "Pergaulan Remaja di Era Generasi Z".
Pagi-pagi sekali di aula sekolah yang berlokasi di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur ini, murid-murid SMP berseragam Pramuka memenuhi deretan kursi yang terbaris rapi. Sebagian kecil di barisan tengah tampak berjas biru, tanda mereka adalah pengurus OSIS. Semua antusias mengikuti kegiata yang dibuka oleh Kepala Sekolah Drs. Asdi Wiharto, dan Kepala Badan Pengelola Sekolah, Dr. Karnadi, M.Si ini.
![]() |
| Kepala Sekolah Drs. Asdi Wiharto |
![]() |
| Kepala Badan Pengelola Sekolah, Dr. Karnadi, M.Si |
Kawan-kawan SMP Labschool kira-kira menggunakan media sosial untuk apa ya? Nah, pertanyaan ini diajukan Kak Vivid yang langsung disambut semangat peserta untuk menjawab. Ada yang menyebut untuk mengetahui informasi terbaru, mengikuti trending, juga untuk pertemanan.
Kak Vivid menekankan bahwa dalam menggunakan media sosial, kita perlu memperhatikan dengan cermat apakah link-link yang sampai pada kita berisi konten yang bermanfaat atau tidak. "Jika kalian memperoleh link yang diberi judul, viralkan, misalnya, justru kalian harus berpikir. Apakah link ini perlu dibagikan ke orang lain, atau cukup sampai kita saja," pesan Kak Vivid.
Dalam obrolan ini, Kak Vivid juga menyinggung soal kebiasaan sebagian remaja yang sangat senang main game. Hmm... main game online memang seru, tapi bagi yang sangat game freak juga perlu berpikir, apakah hanya akan terus menjadi pemain saja. "Kalau kita sangat suka main game, kita dapat berkarir menjadi kreator game. Jadi tak hanya bermain, tapi juga mempelajari ilmu bagaimana membuatnya, sehingga orang memainkan produk kita," tutur Kak Vivid yang merupakan ibu dari tiga putra usia mahasiswa dan SMP ini.
Nah, terkait dengan cita-cita apakah ingin jadi kreator game atau yang lain, Kak Vivid meminta beberapa peserta untuk maju ke depan dan mengungkapkan apa hobi dan cita-cita mereka. "Cita-citaku ingin jadi detektif," ujar seorang siswi mantap, disambut tepuk tangan meriah kawan-kawannya.
Kak Vivid berpesan, tidak apa-apa jika saat ini masih bingung ingin berkarir di bidang apa kelak saat dewasa. "Bahkan sampai lulus SMA pun, tidak apa-apa jika masih belum tahu ingin jadi apa. Tapi yang penting, sejak sekarang kalian terus belajar dan menekuni hobi," pesan Kak Vivid yang seorang dosen pascasarjana ini.
Simak video kegiatan ini di channel YouTube Kak Vivid, Vivid Argarini Comm ya.
- 1:58 AM
- 0 Comments
SMA Insan Cendekia Madani Serpong terus membekali siswa-siswinya dengan soft skill yang penting untuk masa depan. Konselor Pendidikan, Dr. Vivid F. Argarini kembali dihadirkan di sekolah berasrama di Kota Tangerang Selatan ini, kali ini untuk melatih Character Building.
Selasa pagi (30/10/2018) itu, SMA Insan Cendekia Madani menyelenggarakan sesi self development untuk kelas 11, dan dilanjutkan untuk kelas 10 di siang harinya. Kak Vivid yang seorang Motivator Pemuda, mengajak siswa-siswi untuk "Be The Best You Can Be".
Dibuka dengan pembacaan Al Qur'an oleh siswa, Kak Vivid kemudian memaparkan bahwa setiap siswa perlu untuk selalu bersemangat mempersiapkan masa depan. Selain soal akademis, siswa perlu memperbanyak pengalaman, mengasah potensi, terus meng-upgrade diri, dan berdaya juang tinggi. Yang juga amat penting, adalah manner does matter.
Kegiatan ini semakin seru ketika Kak Vivid membagi peserta menjadi beberapa kelompok, agar mereka dapat berlatih menyusun group project. Tiap kelompok diminta berembug untuk menyusun konsep "Sekolah Menarik Menurut Kami".
Dalam group project ini mereka dilatih untuk dapat bekerja dalam tim. Seperti kita tahu, bahwa salah satu skill yang penting untuk dimiliki tiap siswa, adalah kemampuan berkolaborasi.
Hasil group project kemudian mereka presentasikan, untuk sekaligus melatih public speaking. Wah, banyak pendapat seru seputar "Sekolah Menarik Menurut Kami" yang diungkapkan pada sesi ini. Antara lain, ada yang berpendapat sekolah menarik itu yang dapat mengembangkan potensi siswanya melalui ekskul, yang gurunya seru, atau ada pula yang ingin sekolah sering mengadakan field trip.
SMA Insan Cendekia Madani konsisten mengembangkan keunikan siswa, untuk mencetak pemimpin yang memiliki karakter Islam yang kuat dan berkontribusi pada masyarakat. Ini merupakan kali kedua Kak Vivid menjadi narasumber di sekolah ini. Sebelumnya, pada Maret 2018, Kak Vivid menjadi narasumber untuk kegiatan bertema "My Big Dream : Be Passionate for Your Brighter Future" untuk kelas 10.
- 10:31 PM
- 0 Comments
























































